Pameran Seni Rupa
HETERO
Teguh Margono
Hafez Achda
Robet. K
IVAA Hobby Studio, 22 Januari - 6 Pebruari 2009
Jl. Patehan Tengah 37 Yogyakarta.
-o0o-


Bulletin (report), a report of a (usually topical) event. Art is commonly understood to be skill used to produce an aesthetic result (Hatcher, 1999). Artistic works have existed for almost as long as humankind, from early pre-historic art to contemporary art. The United Nations General Assembly declared 3 May to be World Press Freedom Day. E-mail : buletinsenimanjogja@gmail.com; Hp: 0811.250.781; Alamat: Jl. Ngasem Kp.2/197 Yogyakarta DIY Indonesia 55132.

"Bagaimana kalau seandainya nanti ada seseorang yang ingin menjualkan karya anda.......?" Tanya saya kepada Seniwati Ria Riptanti .
Monggo-monggo, pameran dengan resmi dibuka, silahkan menikmati hasil karya seniman dan seniwati kali ini di Solo Exhibition.
Kreatif, para hadirin dijamu dengan minuman segar "self service" :)
Salah satu karya seniman yang dipamerkan.



"Seniwati Peduli Kemanusiaan", mungkin merupakan predikat yang tepat yang bisa diberikana kepada Seniwati Andita pada keikut sertaannya di pameran kali ini yang diberi judul Solo Exhibition. Tidak banyak seniman atau seniwati yang tertarik untuk membahas atau mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan masalah kemanusiaan yang terjadi disekelilingnya, seniwati yang satu ini sangat peduli dengan keadaan disekelilingnya, baik itu berkaitan dengan masalah lingkungan hidup maupun masalah - masalah yang langsung atau tidak langsung terkait dengan manusia sebagai mahluk hidup.
"Memasak Batu", Andita mencoba menggambarkan tentang situasi dan kondisi petani disuatu tempat tertentu pada saat tertentu yang ditangkap oleh memorinya. Andita mencoba untuk berbagi dengan kita tentang keadaan petani didaerah tertentu, dimana para petani tersebut kondisinya sungguh memprihatinkan, petani tersebut sudah tidak mempunyai lahan lagi dan mereka hanya menjadi buruh petani. Seperti apa yang diceritakan andika kepada penulis, bahwa Andika mempunyai latar belakang keluarga yang dekat dengan alam, sehingga hal tersebut selalu menjadi sumber ide dia untuk mencurahkannya di media - media yang ia gunakan.
Para hadirin sedang mengamati lukisan karya dari Beatrix Hendriani Kaswara. Beatrix Hendriani Kaswara mencoba mengangkat tema lukisan berdasarkan ide-ide atau kejadian-kejadian yang ada disekeliling kita yang kurang kita perhatikan, dalam hal ini Beatrix menampilkan seni lukis yang dibuat dari ide TV yang rusak.

Beatrix Hendriani Kaswara sedang berpose. Selamat untuk pamerannya yang telah berjalan dengan baik dan meriah.
Anak - anak dari komunitas Atap Langit sedang mengamati foto - foto yang dipamerkan di Rumah Seni Cemeti.
